Rabu, 14 November 2012 | By: djoe

PENGARUH PERKEMBANGAN TEKNOLOGI

PENDAHULUAN
    Globalisasi, istilah tersebut berarti adanya pengaruh dari luar Indonesia yang bersifat global terhadap berbagai Aspek kehidupan bangsa Indonesia. Walaupun dari masyarakat lain selalu ada dan tidak pernah berhenti semenjak dahulu, namun sekaranglah saatnya istilah globalisasi menemukan bentuknya yang istimewa karena besarnya dampak yang ditimbulkan.
    Ada begitu banyak keuntungan yang kita peroleh berkat kemajuan teknologi informasi dan komunikasi. Kemudahan mendapatkan informasi dan berkomunikasi merupakan salah satu dari keuntungan tersebut.

 
SISTEMATIKA PERKEMBANGAN TEKNOLOGI
    Sejarah membuktikan bahwa evolusi teknologi selalu terjadi sebagai tujuan atas hasil upaya keras para jenius, yang pada gilirannya temuan teknologi tersebut diaplikasikan untuk memperoleh kemudahan beraktivitas dalam kehidupan dan selanjutnya dapat memperoleh manfaat dari teknologi tersebut.
Urutan sistematis dalam perkembangan teknologi antara lain sebagai berikut :

 

 

 Dewasa ini, Teknologi Informasi & Komunikasi (TIK) menempati peran sentral. Isu globalisasi, semakin cepat meluas keseluruh penjuru karena fasilitas TIK sebagai agen perubahan yang mengubah tatanan social kehidupan manusia diseluruh dunia. 
Jumat, 26 Oktober 2012 | By: djoe

Arti dan Makna Lagu Gundul-Gundul Pacul

Nyanyian lagu gundul-gundul pacul memang sudah tidak asing bagi kita, namun apakah anda sudah tahu apa maksud lagu gundul-gundul pacul tersebut? Mungkin banyak yang belum tahu kalau sebenarnya lagu tersebut memiliki makna yang mendalam.

Lagu gundul2 pacul diciptakan oleh Sunan Kalijaga sekitar tahun 1400-an dahulu. Berikut bunyi lagu anak2 yang fenomenal ini:
Gundul gundul pacul-cul,
gembelengan
Nyunggi nyunggi wakul-kul, gembelengan
Wakul ngglimpang
segane dadi sak latar

Gundul kalau dalam bahasa Jawa maknanya kepala yang tidak memiliki rambut alias botak. Sedangkan rambut bisa berarti suatu mahkota atau kehormatan seseorang, jadi filosofi lagu gundul-gundul pacul yang pertama ini yaitu gundul: kehormatan yang tidak memiliki mahkota.

Pacul mengandung makna alat yang digunakan oleh petani, atau dalam bahasa Indonesia disebut cangkul. Pacul: melambangkan kaum bawah yang biasanya adalah petani.

Gundul pacul mengandung makna: seorang yang memimpin bukanlah orang yang diberi mahkota, namun seorang pembawa cangkul yang harus memperjuangkan rakyatnya. Dikalangan Jawa makna filosofi pacul merupakan sebuah singkatan yang berarti 'papat kang ucul' yaitu mata. telinga, hidung dan mulut. Jadi kemuliaan seorang pemimpin bergantung bagaimana dia mempergunakan pacul tersebut.

Gembelengan maknanya: besar kepala atau sombong dalam mempergunakan kekuasaanya. Seorang pemimpin hendaklah menjaga sikap agar tidak gembelangan dalam memimpin rakyat. Jadi makna 'nyunggi wakul gembelengan' adalah seorang pemimpin yang semena-mena menyandang amanah rakyat.

Wakul bisa diartikan sebagai ketenteraman rakyat, jika 'wakul ngglempang segane dadi sak latar' maka artinya kalau pemimpin semena-mena maka kesejahteraan rakyat akan tumpah dan tidak dihiraukan lagi.
 
Jika merasa kurang lengkap, silahkan ditambahkan sendiri ya, dan semoga kita senantiasa ingat dengan filosofi lagu anak diatas.

Sumber : http://www.gunungkidul.org/2012/10/arti-dan-makna-lagu-gundul-gundul-pacul.html
Minggu, 14 Agustus 2011 | By: djoe

HUMORIA : "BERBAGI NIKMAT"

        Memang sudah menjadi agenda wajib pondok pesantren “AL-IHSAN” bahwsanya sore hari, sebelum dan sesudah ‘ashar, santri diharuskan ikut proses belajar mengajar.
        Dalam suatu kelas:
Pak Ustadz : “Shodaqoh itu sangat dianjurkan bagi kita umat islam, karena dengan shodaqoh orang lain akan ikut merasakan nikmat yang ALLAH berikan pada kita, dan itu adalah bukti rasa syukur kita kepada ALLAH”.
        Hasyim salah satu santri memotong pembicaraan: “Berarti Ustadz, berbagi nikmat itu baik dan dianjurkan ya.....???” tanya Hasyim. “Ya....betul!!!” jawab Pak Ustadz.
##############
        Kegiatan belajar mengajarpun selesai. Hasyim pulang dan mempraktekkan apa yang ia peroleh dalam ngajinya itu yakni “berbagi nikmat adalah baik”. Al-hasil makin banyak orang yang segan dan menyayanginya.
##############
Hari berikutnya:

RAHASIA LAPAR



            Kiranya anda perlu mengetahui rahasia lapar yang begitu besar dalam hubungannya dengan jalan menuju akhirat. Ketahuilah, bahwa lapar memiliki banyak manfaat, tetapi pada prinsipnya manfaat lapar itu, setidaknya ada tujuh, yaitu:
   1)      Menjernihkan hati dan menajamkan penglihatannya, karena kenyang menyebabkan kedunguan dan membutakan hati.
Nabi SAW. Bersabda :
مَنْ أَجَاعَ بَطْنَهُ عَظُمَتْ فِكْرَتُهُ وَفَطِنَ قَلْبُهُ
Artinya :”Barang siapa menjadikan perutnya lapar, maka pikirannya menjadi hebat dan hatinya menjadi cerdas.”
Kiranya telah menjadi jelas, bahwa kunci kebahagiaan adalah ma’rifat.sementara kema’rifatan tidak akan tercapai, kecuali dengan kejernihan hati. Itulah sebabnya, maka lapar dapat mengetuk pintu surga.

2)      Kepekaan dan kelembutan hati, sehingga dia dapat merasakan kenikmatan bermunajat dan mudah tersentuh oleh dzikir dan ibadah. Imam Al-Junaid berkata:”salah seorang di antara kalian akan dapat merasakan manisnya munajat, bila mampu mengosongkan antara diri dan hatinya dari kerasukan makan.”
Bukan hal yang samar lagi bagi anda, bahwa kondisi hati, seperti rasa cemas dan takut, kelembutan, munajat, dan meleburnya hati oleh wibawa ALLAH, merupakan kunci-kunci pembuka pintu surga, sekalipun di atasnya masih ada pintu ma’rifat dan lapar sebagai pengetuk pintu itu.

3)      Kerendahan hati serta lenyapnya kesombongan dan kezaliman yang ada di dalamnya. Tidak ada sesuatu yang dapat mematahkan nafsu melebihi rasa lapar. Kezaliman menyebabkan lupa kepada Allah ta’ala dan menjadi pintu gerbang menuju neraka jahim dan sumber kesengsaraan, sedangkan lapar akan menutup pintu ini. Dengan tertutupnya pintu kesengsaraan berarti pintu kebaikan menjadi terbuka. Itulah sebabnya ketika Nabi SAW.  Ditawari harta benda duniawi, beliau menjawab:
لاَ بَلْ أَجُوْعُ يَوْمًا وَأشْبَعُ يَوْمًا , فَإِذَا جُعْتُ صَبَرْتُ , وَتَضَرَّعْتُ , وَ إِذَا شَبِعْتُ شَكَرُتُ .
Artinya : “Tidak, aku ingin lapar seharian dan kenyang sehari. Bila sedang lapar, aku menjadi sabar dan khusuk. Bila sedang kenyang, aku bersyukur.”

4)      Ujian atau cobaan, yang baik ataupun yang buruk itu, termasuk pintu-pintu menuju surga. Karena di dalamnya dapat disaksikan rasanya siksaan, sehingga dengan itu semakin besar rasa takut terhadap siksaan, sehingga dengan itu semakin besar rasa takut terhadap siksaan akhirat. Manusia tidak dapat menyiksa dirinya sendiri dengan sesuatu seperti rasa lapar,  karena ia tidak perlu bersusah payah untuk melakukannya. Disamping itu, rasa laparjuga terkait dengan manfaat-manfaat lain. Sehingga ia akan selalu menyaksikan ujian Allah Ta’ala secara terus menerus.

KUPASAN AL-QUR’AN TENTANG GENDER


Berbicara tentang gender, mengantarkan kita pada akar kata dari Gender dan pengertiannya. Gender (dibaca Jender) berasal dari bahasa Inggris berarti jenis kelamin (John M. Echols & Hassan Shadily, 1983). Dalam Women’s Studies Encyclopedia bahwa gender adalah suatu konsep kultural, berupaya membuat perbedaan (distition) dalam hal peran, perilaku, mentalitas dan karakteristik emosional antara laki-laki dan perempuan yang berkembang dalam masyarakat. Sedang gender pengertiannya dalam Islam dapat dilihat dalam penggunaan kata al-dzakar dan al-untsa di sejumlah ayat Al-Qur’an. Dalam tradisi bahasa Arab, kata al-dzakar berakar dari kata dzal-kaf-ra berarti mengisi, menuangkan, menyebutkan, mengingat; al dzakariah berarti mempelajari, al dzikru jamaknya al dzukur bermakna laki-laki atau jantan (Al Munawar, hal.483). Al dzakar berkonotasi pada persoalan biologis (seks) sebagai lawan kata al-untsa, dalam bahasa Inggris disebut  male lawan dari Female, digunakan pada jenis manusia, binatang dan tumbuh-tumbuhan (Al Maurid, hal. 553). Kata dzakar disebut dalam Al Qur’an sebanyak 18 kali (Al Mu’jam al Mufahras li Alfadz Alqur’an, hal. 275) lebih banyak digunakan untuk menyatakan laki-laki dilihat dari faktor bilologis (seks). Kata al untsa berasal dari kata alif-nun-tsa berarti lemas, lembek, halus. Lafal untsa terulang sebanyak 30 kalidalam berbagai pecahannya yang pada umumnya menunjukkan jenis perempuan dan aspek biologis (seks)nya. Dengan demikian, lafal al dzakaru dan al untsa dipergunakan untuk menunjuk laki-laki dan perempuan dari aspek biologis (seks)nya (Nasaruddin Umar, 1999: 167).
Dalam Islam tidak terdapat kata yang sama persis dengan gender, namun ketika Al Qur’an berbicara tentang gender, Ia menggunakan beberapa kata yang dapat dipergunakan untuk menelaah secara kritis dalam permasalahan kesetaraan laki-laki – perempuan dan relasi keduanya. Kata gender, secara persis tidak didapati dalam Al Qur’an, namun kata yang dipandang dekatdengan kata gender jika ditinjau dari peran fungsi dan relasi adalah kata al rijal dan al nisa.
Jumat, 12 Agustus 2011 | By: djoe

SISTEM PENDIDIKAN ISLAM PADA MASA KEJAYAAN


 
Pendidikan sebagai suatu sistem merupakan suatu kesatuan dari beberapa unsur dalam rangka mencapai tujuan pendidikan yang diinginkan. Unsur-unsur tersebut saling berhubungan dan saling bergantung dalam mencapai tujuan.
Mengkaji sistem pendidikan islam di masa klasik tidak pas jika hanya dilihat dari sistem pendidikan islam di masa sekarang, karena kondisi periodik Klasik jauh berbeda dari kondisi sekarang.Oleh karena itu penulis akan menggunakan kategori-kategori dalam sistem pendidikan Islam–disini diamati pada masa kejayaan pendidikan Islam–berdasarkan pengamatan pada fakta sejarah dan menggunakan patokan konsep-konsep pendidikan sekarang, meski patokan-patokan tersebut tidak persis sama.

A.    KURIKULUM  
Kurikulum dalam pendidikan Islam masa klasik tentu tidak sama dengan kurikulum di zaman sekarang ini. Menurut Ahmad Tafsir, kurikulum adalah sejumlah mata pelajaran yang harus ditempuh atau dipelajari oleh siswa. Lebih luas lagi, kurikulum bukan hanya sekedar rencana pelajaran, tetapi semua yang secara nyata terjadi dalam proses pendidikan di sekolah. Pada lembaga pendidikan saat ini, siswa dituntut mempelajari sejumlah bidang studi yang ditawarkan oleh lembaga. Di samping itu, ia juga diwajibkan mengikuti serangkaian kegiatan sekolah yang dapat memberikan pengalaman belajar.Sedangkan dimasa klasik, kurikulum yang terdapat di lembaga pendidikan Islamtidak menawarkan mata pelajaran yang bermacam-macam, dalam suatu jangka waktu, pengajaran hanya menyajikan satu mata pelajaran yang harus ditempuh oleh siswa.
Minggu, 24 Juli 2011 | By: djoe

DAULAH UMAIYYAH

A. SEBAB-SEBAB TERBENTUKNYA DINASTI UMAIYAH
Nama  Bani Umaiyah berasal dari nama seseorang pemimpin kabilah Quraisy pada zaman jahiliyah ialah Umaiyah Ibnu Abdi Syam, Ibnu Abdi Manaf. Pada masa hidupnya Umaiyaha selalu bersaing dengan Pamannya bernama Hasyim Ibnu Abdi Manaf dalam merebut pimpinan dan pengaruh masyarakat dan bangsanya. Dalam persaingan ini, Umaiyah lebih unggul karena :
      a. Umaiyah berasal dari keluarga bangsawan
      b. Memiliki harta kekayaan yang cukup
      c.  Memiliki 10 putra yang terhormat dalam masyarakat.
Persaingan tersebut berubah menjadi konfrontasi (permusuhan) setelah datangnya Islam. Hal ini   karena Bani Umiyah (selain Usman Bin Affan) dengan tegas  menentang Rosulullah dalam usahanya menyiarkan agama Islam. Sebaliknya Bani Hasyim menjadi pendukung terhadap perjuangan Rosulullah. Bani Umaiyah masuk Islam setelah peristiwa Fathul Makkah tahun 8 H / 630 M. Setelah itu mereka berjuang keras untuk mengembangkan agama Islam dan berhasil meluaskan wilayahnya ke pelbagai penjuru Jazirah Arab dan di luar wilayah Arab.